Gunungkidul Perbanyak Sekolah Kejuruan

This item was filled under [ Info Ekamas ]

Dalam upaya mendidik dan menciptakan lulusan sekolah yang mempunyai ketrampilan, Pemkab Gunungkidul terus memperbaiki sekolah kejuruan dan membatasi sekolah umum. Keberadaan sekolahnya termasuk para alumninya untuk SMK ditargetkan 70 persen, sedang yang SMA hanya 30 persen.
” Karena lulusan SMK sudah mempunyai bekal ketrampilan tertentu, sehingga mudah mencari kerja dan bersaing dalam dunia kerja. Tetapi lulusan SMA belum punya ketrampilan Khusus sehingga masih harus melanjutkan kuliah lagi,” kata Bupati Gunungkidul Suharto SH.
Program ini diakui dalam upaya memperoleh kesempatan kerja bagi warga Gunungkidul. Sebab diakui selama ini Gunungkidul terkenal dengan gudangnya pembantu rumah tangga.
Tetapi jika para lulusan SMK masih akan melanjutkan sekolah lagi, diakui bukan juga tidak masalah. Bahkan beberapa pejabat pemkab Gunungkidul selama ini juga alumni STM.
Untuk itulah maka keberadaan SMK terus dipacu. Bahkan diharapkan disetiap kecamatan Gunungkidul harus ada sekolah kejuruan. Sebab dengan melihat kondisi perekonomian masyarakat, diakui bupati tidak semua alumni SMA bisa melanjutkan kuliah lagi, sehingga bagi yang ingin mendapat ketrampilan tertentu, maka pihaknya mendorong sekolah SMK.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi memasuki dunia kerja, bukan hanya mendorong SMK tetapi juga meningkatkan peran aktif BLK (Balai Latihan Kerja). (Bernas 29/8 2007)

http://www.gunungkidulkab.go.id/?mode=content&id=342

Tagged with: [ , , ]
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Comment