ngGunungkidul, Jaréné?!

Bicara ngGunungkidul, ada beberapa keywords, kata-kata kunci, yang sangat identik dan melekat padanya, paling tidak ini kualami dalam beberapa pengalamanku di rantau pulau sebrang ini. Keywords atau kata-kata kunci tersebut adalah, pantai, kekeringan, urban workers, ndeso, exotic bizarre foods, makanan khas, dslbg.

Pernah suatu waktu ketemu sama orang, ditanya dari mana asalnya, pas kujawab dari ngGunungkidul dia langsung nyahut, wah pantainya bagus-bagus ya, keren-keren, ada Baron (ini yang pasaran), Kukub, Wediombo, Krakal, P. Drini dlsbg. Biyasanya yang responden pantai ini pernah mengalami masa-masa muda di Djokdja dan didominir oleh kalangan mahasiswa. Malah ada yang crita pengalaman “mojok”nya di salah satu pantai cinta di ngGunungkidul. :lol:

Laen waktu ketemu responden kekeringan yang dengan “sadish”nya menceritakan kabar-kabar kekeringan di ngGunungkidul yang diya denger, liyat dan baca dari berbagai sumber. Untuk itu terkadang aku harus meluwangkan sedikit waktu guna memberikan pencerahan kepada responden tipe tersebut. Karena dari “crita2 sadish” mereka seakan-akan ngGunungkidul itu nggak ada ijo-ijo nya, tandus everywhere, kuwering kerontang, pokoknya mengenaskan lah. Akhirnya dengan beberapa jurus pencerahan, inphormasi yang sebenar-benarnya tentang ngGunungkidul pun ter-deliver ke satu lagi pasiyen.

Saat laen, ngobrol-ngobrol ngalor-ngidul, ngulon-wetan bareng kenalan anyar, tanya tempat asal, pas tahu dari ngGunungkidul langsung mem-vonis bahwa daerahku adalah identik dengan urban workers yaitu para buruh bangunan, pembantu, pedagang kaki lima dlsbg. Tak dapat dipungkiri memang bahwa ngGunungkidul adalah salah satu produsen urban workers dengan market share yang cukup lumayan di berbagai kota di tanah Jawa. Namun sayangnya komposisi urban workers dari ngGunungkidul masih didominir oleh marginal workers yang mengais rejeki dari sektor non formal di perkotaan. Dimana tidak sedikit diantaranya yang akhirnya menjelma menjadi enterpreneur sukses, meski mayoritas masih banyak yang biyasa-biyasa ajah, atau bahkan bernasib mengenaskan di kota. Kadang kupikir, someday ngGunungkidul bakalan suepi nyenyet koyok kuburan, karena warganya pada mburuh ke kota. Tapi untungnya masih banyak young highlanders yang tidak tergoda kemilaunya Monas, memilih tunggu ngebrok tumbuh dan berkembang di kampung halamannya.

Salah satu yang “khas” dari ngGunungkidul laennya adalah, ndeso! Wong ngGunungkidul akan langsung mudah dihakimi sebagai wong ndeso, atau dalam bahasa Uganda nya “kampungan”, atau dalam bahasa Eskimo nya “udik”, atau dalam bahasa Aborigin nya “villager” :) Memang mangkel-ké terkadang kalo ketemu “pasiyen” yang “belum sembuh” itu, yang masih terjangkit sindrom “buta ngGunungkidul”. Tapi gak papa, kata Tukul, biyar ndeso yang penting rejeki kutho! :lol:

Trakhir yang banyak diingat orang mengenai ngGunungkidul adalah, makanannya! Karena sangking ngGragasnya ngGunungkidulers sampe ngamuk apa ajah dimakan, jadinya terdapat beragam jenis makanan yang aneh-aneh di ngGunungkidul. Salah satu jenis makanan yang heboh tersebut adalah Belalang Goreng. Penganan exotic nan kriuk-kriuk dan lezath ini cukup mudah ditemuwi di ngGunungkidul, di pasar, warung-warung angkringan, dlsbg. Kalo mau nyari yang mentah dan pengen ngolah sendiri juga bisa hunting di sekitar ruwas jalan Wonosari – Semanu. Disitu biyasanya banyak ditemukan para trader-trader Belalang di pinggir-pinggir jalan yang siyap melayani kebutuhan belalang kita dengan harga yang terjangkau.

Kalo sudah puwas makan Belalang Goreng, Laron Goreng dan Olan-olan Bakar, mungkin pengen “tobat” kembali ke makanan yang benar, ngGunungkidul adalah termasuk surganya wisata kuliner. Ada Bakmi Jawa yang suedabh, Sego Abang yang klasik, Thiwul Krawu yang nikmath, Wedangan Teh Poci di lesehan yang ngangeni, berbagai Bakso Aseli Wonosari yang tobh abish, Sate Kambing Karangmojo Pak Turut yang mantabh, dlsbg. Banyak orang yang saya temuwi mempunya kenangan manish dengan aneka kuliner ngGunungkidul. Biyasanya yang menjadi top hits adalah Bakmi Jawa dan Sego Abang yang memang cukup legendaris.

Mungkin ada temen-temen yang punya pengalaman serupa, atau ada pengalaman baru tentang ngGunungkidul Jaréné?! Apa kata-kata orang tentang ngGunungkidul?! Silakan diposting di comments bawah ini. Monggo..! :) @titov.01.42.am

8 thoughts on “ngGunungkidul, Jaréné?!

  1. Gunungkidul emang Ndeso karena di puckuk Gunung :) . But don’t Worry SDMnya Gunungkidul sangat Potensial udah ada dimana-mana.
    Plat Kendaraan : AB….. AD (Asli nDeso)
    .BD (Bocah nDeso)
    .CD (Cah nDeso)
    .
    .WD (Wong nDeso)
    Sekarang : AB ….. AW (Asli Wonosari)

    Kita patus berbangga dengan istilah nDesa… :)

  2. Hidup nDeso! :)
    Betewe, diantara beberapa bizarre foods yang ada di ngGunungkidul, apa ada yang bisa menambahkan, kok seingetku dulu waktu masih piyik, kayak banyak banget makanan aneh2, kayak Belalang, Laron, Olan-olan, Uler Besi, dll. Dan seingetku tak satupun yang pernah kuicipi, kebetulan aku alergian, jadi nggak brani. Cukuplah jadi Belalang Hunter bersenjatakan Plintheng panjang :)

  3. Pingback: ngGunungkidul, Jaréné?! « The Hermawanov

  4. Weh.. weh .. setelah mbaca dongeng ini, jadi pingin pulang ke ndeso aja. Ada yg bisa ngasih poto2 tempat2 wisata di atas ga ya? termasuk kulinernya? nGgo tombo kangen. Siapa tahu Mas Bondan ato Beno Beloe (?) mau mampir ….

  5. weleh2, ada banyak banget nih alternatibh domain ekamas :)
    milisekamas, ekamas dan yang berbayar ekamas.web.id

    bagusnya mungkin diputuskan ajah, salah satuh, biyar pokus dalam ngisi kontennya.

    @ mas agus,
    ide bagus tuh! mungkin temen2 yang di kampuang bisa mereyalisasikan-nya?
    khan kalok ada skrinsyut-nya jadi lebih joss gandhoss :D

  6. WAduh asik ne…ketemu sama alumni lagi… Salam kenal saya alumni ekamas tahun 2004…. Yg sgt ku heran memang istilah ndeso ini sgt melekat wkt saya kuliah semester awal di UGM dulu. Tp ketika saya tahu bhw di fakultas ada 3 org GK, ku yakin melangkah dan PD bgtzzz menyandang ndeso… Tapi usut punya usut, sebanyak 89% mhhsw UGM dari GK, malu apabila menyandang predikat ndeso dan cenderung emoh jujur kalau ditanya ttg asal muasal dia.. WAh…22222x.. Ada ide mbak atw pak? makasiiii

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>