Disunting dari Milis Ekamas : Raharjo Sugeng Utomo
Salam ekamas!
Setelah menempuh perjalanan panjang, sampe juga saya di GK. Jam sebelas malam, Rabu malam, nyampe tlogo mijahan, setelah 16 jam menempuh perjalanan dari Depok, sepanjang 670-an Km. Hari Kamis nengok ke mBah buyutnya anak2, nyekar ke eyang putri, dan siang hingga sore ke mBaron.
JUMAT pagi saya (20 Maret 2008 : Red) sengaja berangkat esuk umun2, muteri kota wonosari yg masih lengang. Selepas ngisi bensin di Siyono, balik lagi ke SMA 1 lewat Kranon. Jam 07.40. Polisi dah penuh tuh di depan gerbang SMA 1. Wajar lah lha wong yg mau dateng KSAL n bupati. Parkir di halaman DPU.
Continue reading
Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?
Menurut penelitian, ketulian menyerang orang makin dini. Penyebabnya adalah gaya hidup modern, seperti mendengarkan musik melalui earphone.
Mungkin kita telah membaca berpuluh-puluh kali kalimat di atas. Coba ketikkan nama Andrea Hirata pada salah satu internet search engine yang anda pakai, selanjutnya akan muncul berbagai link yang akan membawa anda ke tetralogi Laskar Pelangi yang sejak beberapa bulan terakhir telah menjadi karya tulis best seller yang saat ini bahkan sedang dialihbahasakan ke beberapa bahasa di luar Bahasa Indonesia. Ya … mungkin prestasi ini merupakan salah satu alasan yang membuatku begitu appreciate pada sang penulis. Namun, lebih dari itu dan lepas dari apakah tetralogi ini kisah nyata atau bukan, gelegak inspirasi yang digugah oleh Laskar Pelangi-lah yang pantas dikatakan fenomenal. Di sini Andrea menceritakan sebuah dongeng tentang mimpi yang luar biasa, tentang kekuatan mimpi, tentang kekuatan pikiran – the power of minds -, tentang tokoh-tokoh yang tidak begitu saja “nrimo” pada status quo dalam mengejar mimpi yang kelihatannya mustahil.